Cetak Pendidik Tangguh, Tim USC Gelar Tes Kebugaran Mahasiswa PPG di LP3M UNESA

Reporter: Ceko Editor: Ceko Foto: Fajar Gumilang

Dipublikasikan pada 06 February 2026

Gambar untuk Cetak Pendidik Tangguh, Tim USC Gelar Tes Kebugaran Mahasiswa PPG di LP3M UNESA

SURABAYA (6/1/2026) – Universitas Negeri Surabaya (UNESA) terus berkomitmen mencetak tenaga pendidik yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki fisik yang prima. Hal ini tercermin dalam pelaksanaan Tes Kebugaran bagi mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang digelar pada hari Jumat, 6 Januari 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) UNESA ini menggandeng tim ahli dari Unesa Science Center (USC) sebagai pelaksana teknis pengujian.

Kolaborasi antara LP3M sebagai penanggung jawab program PPG dan USC sebagai pusat layanan olahraga UNESA dinilai sangat strategis. Ratusan mahasiswa PPG tampak antusias mengikuti serangkaian instruksi yang diberikan oleh tim instruktur USC.

Tes kebugaran ini dirancang untuk mengukur tingkat daya tahan jantung dan paru (cardiorespiratory endurance), serta kesiapan fisik para calon guru profesional sebelum terjun langsung ke dunia pendidikan.

Pelaksanaan tes di awal tahun 2026 ini menjadi indikator penting dalam penilaian kompetensi non-akademik. Tim USC menerapkan standar pengukuran yang ketat namun tetap memperhatikan aspek keselamatan peserta.

"Guru yang profesional membutuhkan stamina yang baik untuk menunjang aktivitas mengajar yang padat. Oleh karena itu, data kebugaran ini sangat penting sebagai bahan evaluasi kesiapan mereka," ujar salah satu perwakilan tim penguji dari USC di sela-sela kegiatan.

Gedung LP3M UNESA yang menjadi lokasi tes disulap menjadi area pengujian yang kondusif. Para peserta menjalani berbagai sesi tes secara bergantian dengan tertib.

Hasil dari tes kebugaran ini nantinya akan diserahkan kepada pengelola PPG UNESA sebagai data pendukung profil mahasiswa. Diharapkan, melalui tes ini, lulusan PPG UNESA tahun 2026 benar-benar siap menjadi garda terdepan pendidikan Indonesia dengan kondisi sehat jasmani dan rohani.

Bagikan Artikel Ini